Jumat, 26 Februari 2016

Investasi Emas

Koran Surya, 7 Januari 2016
Jhon Veter

Anda tentu masih ingat ketika harga emas meroket tinggi di awal 2012 lalu banyak orang berkata bahwa emas adalah instrumen investasi paling aman di muka bumi karena harga emas yang cenderung naik dan naik terus.

Sebegitu demam emas di masyarakat, ketika itu sampai ada banyak orang yang berani menggadaikan emas mereka untuk kemudian uang hasil gadai itu dibelikan emas dan selanjutnya mereka gadaikan lagi, demikian seterusnya.

Konsep gadai menggadai ini secara tidak langsung memunculkan sisi leverage atau faktor pengungkit pada investasi emas sehingga keuntungan yang diraih dapat menjadi sangat besar.

Namun demikian, risiko yang ada di dalamnya pun ikut meningkat dengan jauh lebih besar lagi. Konsep leverage dan investasi emas pun menjadi buah bibir di masyarakat. Terlebih, ketika muncul perusahaan yang menjanjikan keuntungan berupa “bunga” atau “dividen” untuk mereka yang mau membeli paket investasi emas dari mereka.

Tentu pemanis bunga atau dividen ini hanya akan berjalan mulus ketika harga emas merangkak naik terus dan terus, dan inilah yang banyak dipikirkan orang karena mereka menganggap emas adalah instrumen paling aman dan tidak pernah turun. Pertanyaannya adalah benarkah demikian?

Sayangnya tidak, sebagaimana prinsip umu dalam pelajaran investasi maka tidak ada instrumen investasi apapun di muka bumi ini yang menawarkan imbal hasil besar tanpa ada risiko yang terkandung di dalamnya, tidak terkecuali emas.

Emas adalah investasi dalam jangka sangat panjang memang selalu mengalami apresiasi pada harganya, tetapi dalam jangka pendek harga emas  sebagaimana komoditas lain juga mengalami fluktuasi entah naik atau turun.

Awas Tertipu
Jika anda membeli emas secara fisik tanpa menggunakan faktor pengungkit seperti menggadaikan maka emas dapat melindungi harta anda terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi dalam jangka panjang. Masalah muncul ketika anda mulai menggunakan daya ungkit pada investasi emas. Di saat harga emas mengalami penurunan seperti saat ini maka di situ anda akan menanggung kerugian sangat besar.

Prinsip daya ungkit inilah yang kali ini menjadi masalah bagi kebanyakan investor yang merasa tertipu dalam investasi emas mereka. Sehingga tidak aneh jika kita mendengar ada investor yang menderita kerugian sampai 50% dari modalnya meski harga emas hanya turun 20% saja di tahun 2013.

Jadi, apakah emas bukan lagi sebuah instrumen investasi yang menarik lagi? Dalam jangka pendek jawabnya adalah iya.

Namun demikian dalam jangka panjang emas tetaplah menjadi sarana bagi seorang investor, institusi keuangan, atau bahkan negara untuk melindungi daya belinya.

Itu berarti, jika anda masih memiliki uang berlebih maka mungkin ada baiknya untuk mendiversifikasi emas karena dalam jangka panjang emas memang melindungi uang kita. Tetapi perlu diingat, investasi emas yang paling baik bukanlah pada instrumen berdaya ungkit seperti menggadaikan atau dengan mebeli surat promise dari perusahaan lain, karena cara tersebut hanya cocok untuk anda yang ingin berspekulasi dan bukan berinvestasi di emas.

Jika anda memang tertarik dengan investasi emas maka saya menyarankan untuk anda membeli emas secara fisik kemudian menyimpannya di tempat yang aman seperti safe deposit di rumah atau perbankan.

1 komentar:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus