Jumat, 26 Februari 2016

Amortisasi

Koran Surya, 19 Januari 2016
Eko P. Pratomo

Amortisasi merupakan suatu penyusutan suatu nilai aset yang dicantumkan dalam neraca keuangan usaha.

Jika depresiasi adalah penyusutan nilai ekonomi suatu aset tetap yang berwujud, misalnya mesin, yang dialokasikan sebagai bagian dari biaya operasional sebagai akibat penggunaan mesin tersebut, maka amortisasi adalah penyusutan sejenis namun terhadap nilai ekonomi dari suatu aset tetap yang tidak berwujud.

Contoh dari aset tetap yang tidak berwujud adalah merek dagang, hak sewa, dan yang lainnnya. Sebagai ilustrasi, bagi pengusaha yang mendapatkan lisensi untuk memproduksi dan menjual suatu produk dari suatu merek dagang tertentu, dengan membayar misalnya 250 juta rupiah selama lima tahun, maka biaya perolehan untuk mendapatkan lisensi tersebut dicatatkan dalam neraca keuangan sebagai aset tetap tidak berwujud.

Terhadap hak penggunaan merek dagang tersebut, perlu disusutkan sebagian nilai ekonominya setiap tahun sesuai jangka waktu berlakunya lisensi tersebut. Dalam hal ini, jika digunakan metode penyusutan dengan metode garis lurus, nilai aset tetap tersebut akan disusutkan sebesar 50 juta rupiaj per tahun yang akan menjadi biaya operasional dalam laporan laba rugi setiap tahunnya.

Standar Akuntansi
Sama halnya dengan depresiasi, amortisasi juga merupakan bagian dari standar akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan. Selain itu, metode perhitungannya perlu mengikuti peraturan perpajakan, karena penerapan metode penyusutan berdampak pada besarnya pembayaran pajak oleh entitas usaha.

Selain berkaitan dengan standar akuntansi, metode amortisasi juga perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari perencanaan mempersiapkan dana untuk menggantikan atau memperpanjang nilai ekonomi suatu aset guna menjaga keberlangsungan usaha.

1 komentar:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus