Selasa, 22 Maret 2016

Nilai Majemuk

Halo. Apa kabar?

Salah satu penerapan dari nilai waktu uang (time value of money) adalah nilai majemuk (compound value). Nilai majemuk adalah sejumlah uang pada awal periode ditambah dengan bunga yang diperoleh dari uang tersebut pada periode tertentu. Apabila uang tersebut tidak diambil, maka nilai majemuk akhir periode akan menjadi simpanan pokok pada awal periode dan menjadi nilai majemuk pada akhir periode berikutnya.

Agak bingung?

Begini rumusannya.
F = P * (1 + i)^n
F = nilai majemuk yang akan diperoleh pada akhir periode
P = simpanan awal atau simpanan pokok
I = interest atau bunga

n = periode

Bila kita menyimpan uang di bank sebesar Rp10.000.000 di bank, bunga yang ditawarkan yaitu 10% per tahun, selama 10 tahun, berapa uang kita pada 10 tahun mendatang di bank?
Untuk mencari nilai majemuk, Excel telah memiliki fungsi future value (fv). Format fv pada Excel
=fv(rate; nper; pmt; [pv]; [type])

Ayo buka Excel kita.
Pada perintah berikut, ketikkan pada sel yang sesuai.
B4 = simpanan awal.
C4 = 10000000. Di sini kita masukkan angka 10.000.000. Jangan lupa format currency dalam bentuk Rp.

B5 = bunga
C5 = 10. Di sini kita masukkan angka 10. Jangan lupa format sel dalam bentuk percentage.

B6 = periode
C6 = 10. Di sini kita masukkan angka 10. Nilai ini berarti periode 10 tahun.

B7 = jumlah uang akhir periode
C7 = fv(C5; C6; 0; -C4; 0)

Kita sudah bisa mengetahui bahwa uang kita pada 10 tahun mendatang dengan bunga flat 10% per tahun akan berjumlah Rp25.937.425

Gambar 1. Screenshoot perhitungan di Excel

Bagaimana perhitungan lebih detil untuk tiap periode? Kita bisa mengetahuinya dengan membuat perintah sebagai berikut.
Ketikkan text pada sel berikut ini.
B11 = periode
C11 = jumlah uang periode awal
D11 = bunga
E11 = jumlah uang periode akhir

Lalu format currency Rp pada sel C12, D12, dan E12

Lalu pada sel berikut ini, ketik angka atau fungsi:
B12 = 1
C12 = C4
D12 = if(B12=””;””;C12*$C$5)
E12 = if(B12=””;””;C12+D12)

Buatlah periode pada kolom B dari angka 1 sampai 10.

Lalu, bagaimana kolom jumlah uang periode awal, bunga, dan jumlah uang periode akhir?

Itu adalah PR anda.

Bila anda benar melakukannya, maka tampilan dan perhitungan Excel anda akan menjadi terlihat seperti ini.

Gambar 2. Screenshoot perhitungan Excel untuk periode 1-10

Mudah bukan?





Tidak ada komentar:

Posting Komentar