Halo.
Apa kabar?
Salah
satu penerapan dari nilai waktu uang (time
value of money) adalah nilai majemuk (compound
value). Nilai majemuk adalah sejumlah uang pada awal periode ditambah
dengan bunga yang diperoleh dari uang tersebut pada periode tertentu. Apabila uang
tersebut tidak diambil, maka nilai majemuk akhir periode akan menjadi simpanan
pokok pada awal periode dan menjadi nilai majemuk pada akhir periode
berikutnya.
Agak
bingung?
Begini
rumusannya.
F = P * (1 + i)^n
F =
nilai majemuk yang akan diperoleh pada akhir periode
P =
simpanan awal atau simpanan pokok
I =
interest atau bunga
n =
periode
Bila
kita menyimpan uang di bank sebesar Rp10.000.000 di bank, bunga yang ditawarkan
yaitu 10% per tahun, selama 10 tahun, berapa uang kita pada 10 tahun mendatang
di bank?
Untuk
mencari nilai majemuk, Excel telah memiliki fungsi future value (fv). Format fv
pada Excel
=fv(rate;
nper; pmt; [pv]; [type])
Ayo buka
Excel kita.
Pada
perintah berikut, ketikkan pada sel yang sesuai.
B4 =
simpanan awal.
C4 =
10000000. Di sini kita masukkan angka 10.000.000. Jangan lupa format currency
dalam bentuk Rp.
B5 =
bunga
C5 = 10.
Di sini kita masukkan angka 10. Jangan lupa format sel dalam bentuk percentage.
B6 =
periode
C6 = 10.
Di sini kita masukkan angka 10. Nilai ini berarti periode 10 tahun.
B7 =
jumlah uang akhir periode
C7 =
fv(C5; C6; 0; -C4; 0)
Kita sudah bisa
mengetahui bahwa uang kita pada 10 tahun mendatang dengan bunga flat 10% per
tahun akan berjumlah Rp25.937.425
![]() |
| Gambar 1. Screenshoot perhitungan di Excel |
Bagaimana perhitungan lebih detil untuk tiap
periode? Kita bisa mengetahuinya dengan membuat perintah sebagai berikut.
Ketikkan text
pada sel berikut ini.
B11 = periode
C11 = jumlah uang periode awal
D11 = bunga
E11 = jumlah uang periode akhir
Lalu format currency Rp pada sel C12, D12, dan
E12
Lalu pada sel berikut ini, ketik angka atau
fungsi:
B12 = 1
B12 = 1
C12 = C4
D12 = if(B12=””;””;C12*$C$5)
E12 = if(B12=””;””;C12+D12)
Buatlah periode
pada kolom B dari angka 1 sampai 10.
Lalu, bagaimana kolom jumlah uang periode awal, bunga,
dan jumlah uang periode akhir?
Itu adalah PR anda.
Bila anda benar melakukannya, maka tampilan dan
perhitungan Excel anda akan menjadi terlihat seperti ini.
![]() |
| Gambar 2. Screenshoot perhitungan Excel untuk periode 1-10 |
Mudah bukan?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar